Kalkulator BBM
Kalkulator BBM menjawab dua pertanyaan setiap pengemudi: berapa biaya perjalanan dan berapa kilometer yang bisa ditempuh dengan uang yang tersedia. Masukkan konsumsi kendaraan (liter per 100 kilometer), jarak dan harga BBM per liter — kalkulator menampilkan jumlah BBM yang dibutuhkan dan biayanya. Pada mode kedua, masukkan budget, bukan jarak, untuk mengetahui jarak tempuh. Perhitungan bersifat instan dan berjalan di perangkat Anda.
Cara menggunakan kalkulator
Pilih mode. „Biaya perjalanan“ adalah mode klasik: konsumsi, jarak, harga per liter — hasilnya liter dan rupiah, plus biaya per kilometer untuk membandingkan kendaraan dan rute. „Jarak tempuh dengan budget“ adalah kebalikannya: berapa kilometer yang didapat dari sejumlah uang. Konsumsi bisa dimasukkan secara tepat (desimal juga berlaku, misalnya 9,4) dan tombol langkah di sampingnya mengubah nilai dengan cepat. Satuan bisa diganti: kilometer dan liter atau mil dan galon (AS).
Cara menghitung biaya perjalanan
Rumusnya: BBM = konsumsi × jarak ÷ 100, biaya = BBM × harga. Contoh: konsumsi 10 liter per 100 km, perjalanan 300 km, bensin Rp 13.000 per liter — dibutuhkan 30 liter (10 × 300 ÷ 100), biayanya Rp 390.000 (30 × 13.000). Kebalikan dihitung lewat volume: budget dibagi harga per liter menghasilkan liter, dan liter itu cukup untuk jarak = liter × 100 ÷ konsumsi.
Apa yang memengaruhi konsumsi nyata
Konsumsi resmi pabrikan diukur di laboratorium — konsumsi nyata biasanya 10–20% lebih tinggi. Yang berpengaruh: gaya berkendara (akselerasi keras menambah hingga 15%), kecepatan tinggi (di atas 110 km/j konsumsi naik jelas), muatan dan rak atap (+5–15%), tekanan ban, pemanasan mesin di pagi hujan/dingin, serta kondisi mesin. Untuk nilai pribadi: isi bensin sampai penuh, tempuh 300–500 km berkendara biasa, isi penuh lagi — liter yang masuk dibagi jarak, lalu × 100.
Cara menghemat BBM
Jaga kecepatan wajar di jalan tol — setiap +10 km/j menambah konsumsi 5–8%. Periksa tekanan ban setiap dua minggu. Lepaskan rak atap bila tidak dipakai. Jangan membawa muatan berlebih: setiap 50 kg menambah sekitar 2%. Perjalanan pendek membuat mesin tidak sempat panas — konsumsi naik 20–30%, jadi gabungkan beberapa urusan dalam satu perjalanan. Aplikasi seperti MyPertamina dan GasBuddy membandingkan harga SPBU: selisih antar-SPBU sering Rp 200–500 per liter.
Perhitungan ini adalah perkiraan. Konsumsi nyata bergantung pada kendaraan, jalan, dan gaya berkendara Anda.
Frequently asked questions
Updated: Oct 16, 2026