Kalkulator Diskon

Kalkulator diskon menghitung harga setelah diskon dan jumlah yang Anda hemat. Masukkan harga produk dan persentase diskon – hasilnya langsung muncul. Tiga mode: diskon biasa, perhitungan terbalik (menemukan harga sebelum diskon dari harga akhir), dan «diskon berlapis» untuk kasus saat toko memberi dua diskon berurutan. Semua perhitungan terjadi di perangkat Anda.

Cara menggunakan kalkulator

Mode «Diskon»: masukkan harga dan persentase potongan. Di panel hasil Anda akan melihat harga akhir dalam huruf besar dan baris «Anda hemat» dengan jumlah dan persentasenya. Slider persen sangat berguna untuk menjelajah: geser – dan langsung terlihat berapa harga produk dengan diskon 10, 20, atau 30%. Mode «Harga sebelum diskon» bekerja sebaliknya: masukkan harga yang ditampilkan toko dan besar diskonnya – kalkulator mengembalikan harga awal agar Anda tahu keuntungan nyatanya. Mode «Diskon berlapis» menghitung rangkaian diskon: yang pertama diterapkan dulu, lalu yang kedua – ke harga yang sudah turun.

Cara menghitung diskon

Diskon selalu dihitung dari harga produk, bukan dari harga yang sudah didiskon. Rumusnya sederhana: hemat = harga × persen ÷ 100, harga akhir = harga − hemat. Contoh: barang seharga Rp400.000 dengan diskon 25% – hemat Rp100.000, harga akhir Rp300.000. Perhitungan terbalik memakai rumus harga sebelum diskon = harga akhir ÷ (1 − persen ÷ 100): jika setelah diskon 25% harganya Rp300.000, harga awalnya Rp300.000 ÷ 0,75 = Rp400.000. Anda tidak bisa sekadar menambahkan persen ke harga akhir – hasilnya akan keliru.

Kenapa dua diskon tidak bisa dijumlahkan

Saat toko menulis «−20% dan ekstra −10%», banyak orang mengira total diskonnya 30%, padahal tidak begitu. Diskon kedua dikenakan ke harga yang sudah dipotong oleh diskon pertama: Rp400.000 − 20% = Rp320.000, lalu Rp320.000 − 10% = Rp288.000. Total penghematan Rp112.000, alias diskon efektif 28%, bukan 30%. Selisihnya terlihat kecil, tapi terasa untuk pembelian mahal: untuk harga Rp10.000.000, «−30%» akan menghemat Rp3.000.000, sedangkan −28% nyata hanya Rp2.800.000. Kalkulator menampilkan persen efektif agar Anda melihat keuntungan sesungguhnya.

Yang perlu diperhatikan saat obral

Diskon dari harga yang tidak pernah ada adalah trik pemasaran klasik: toko mempertahankan harga «lama» yang dibesar-besarkan selama sebulan, lalu «menurunkannya» ke level biasa. Jadi bandingkan harga akhir dengan harga di toko lain, bukan dengan besar diskon yang diumumkan. Baca tulisan kecilnya: diskon bisa tidak berlaku untuk sebagian produk, tidak bisa digabung dengan kode promo, atau hanya berlaku jika membeli dua barang. Dan ingat aturan pengembalian: jika membatalkan, uang kembali sesuai harga yang benar-benar dibayar, bukan harga «lama».

Kalkulator ini bersifat informasi saja. Ketentuan diskon ditetapkan oleh penjual dan tercantum dalam penawaran toko.

Frequently asked questions

Bagaimana cara menghitung harga setelah diskon?
Kalikan harga dengan persen diskon lalu bagi 100 – itulah jumlah hemat. Kurangi dari harga – dapatlah totalnya. Contoh: Rp250.000 diskon 20% → hemat Rp50.000, bayar Rp200.000. Kalkulator melakukannya seketika, dan slider memudahkan mencoba berbagai persen.
Bagaimana cara mengetahui harga sebelum diskon?
Bagi harga akhir dengan (1 − persen ÷ 100). Contoh: Rp300.000 setelah diskon 25% → Rp300.000 ÷ 0,75 = Rp400.000 harga awal. Tidak bisa sekadar menambah 25% – diskon dihitung dari harga penuh, bukan dari harga diskon. Di kalkulator ini adalah mode «Harga sebelum diskon».
Kenapa diskon 20% + 10% bukan 30%?
Karena diskon kedua dikenakan ke harga yang sudah turun: Rp400.000 − 20% = Rp320.000, lalu Rp320.000 − 10% = Rp288.000. Penghematan Rp112.000 itu 28% dari harga awal, bukan 30%. Mode «Diskon berlapis» menghitung rangkaian seperti itu dan menampilkan persen efektif.
Diskon dihitung dari harga yang mana?
Dari harga produk saat ini: hemat = harga × persen ÷ 100, harga akhir = harga − hemat. Karena itu diskon tidak bisa «ditambahkan balik» ke harga akhir – hasilnya akan keliru. Untuk perhitungan terbalik, bagi dengan (1 − persen ÷ 100).
Bagaimana cara menghitung keuntungan diskon dalam rupiah?
Hemat = harga × persen ÷ 100. Contoh: produk Rp780.000 diskon 15% → Rp780.000 × 0,15 = Rp117.000 hemat, harga akhir Rp663.000. Di panel kalkulator, jumlah penghematan ditampilkan pada baris tersendiri beserta persennya.
Toko menawarkan diskon besar – apakah menguntungkan?
Bandingkan harga akhir dengan harga di toko lain: harga «lama» kadang sengaja dinaikkan agar diskon terlihat besar. Periksa juga syaratnya – diskon mungkin tidak bisa digabung dengan kode promo atau hanya berlaku untuk sebagian produk.

Updated: Oct 15, 2026

Related calculators

Konversikan 55 mata uang dengan kurs resmi bank sentral: pilih tanggal apa pun, pantau pasangan selama seminggu hingga setahun, dan bandingkan semua mata uang sekaligus.
Kalkulator PPN gratis: tambahkan pajak ke jumlah tanpa PPN atau pisahkan dari jumlah dengan PPN. Tarif negara Anda otomatis.
Hitung tip dari tagihan: persen atau jumlah manual, total yang harus dibayar, dan berapa per orang jika tagihan dibagi.
Hitung biaya perjalanan Anda: konsumsi BBM per 100 km, jarak dan harga bensin per liter. Atau sebaliknya: berapa kilometer bisa ditempuh dengan budget Anda.
Hitung berapa nilai uang masa lalu hari ini dan berapa tabungan Anda akan hilang karena inflasi. Setara jumlah per tahun dan daya beli.